Ngawi, - Polres Ngawi Polda Jatim berhasil mengamankan proses pengesahan warga baru salah satu perguruan silat. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan wilayah dengan melibatkan komunitas seni bela diri tradisional tersebut.


Kegiatan pengamanan dilakukan di tiga kecamatan yaitu Mantingan, Widodaren dan Karanganyar, Senin (24/07/2023) dari pagi hingga malam hari.


Para calon warga anggota pencak silat dari berbagai kelompok yang ada di wilayah tersebut mengikuti proses pengesahan yang diawasi ketat oleh 85 personel Polres Ngawi dan Polsek jajaran 


Kapolres Ngawi, AKBP Dwiasi Wiytaputera, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kasihumas Polres Ngawi, IPTU Dian Ambarwati, menyatakan pentingnya keterlibatan pihak kepolisian dalam proses pengesahan warga baru ini. 


"Polres Ngawi melarang peserta konvoi setelah acara. Selain itu kami mengarahkan mereka untuk tidak memposting konten yang menyinggung anggota perguruan lain," ujarnya ketika dihubungi media.


Selain oleh anggota Polres Ngawi, berbagai eleman seperti TNI, masyarakat dan internal perguruan silat turut serta membantu proses pengamanan selama acara berlangsung. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap upaya pengamanan dan pengembangan potensi daerah.


Diharapkan, dengan adanya proses pengesahan warga baru pencak silat yang diawasi oleh pihak kepolisian, keamanan wilayah Ngawi dapat semakin terjaga dan masyarakat dapat merasa aman serta nyaman beraktivitas di lingkungan sekitar.


“Selama pengamanan tidak ditemukan bahaya dan gangguan, kegiatan berlangsung aman dan tertib. Tidak ada konvoi setelah pengesahan,” terang Dian.


Sebagai informasi, dalam pengamanan tersebut Kapolres Ngawi juga turun ke lapangan demi tertib dan lancarnya giat pengesahan. 


"Ya Kapolres bersama pejabat utama Polres Ngawi turun ke jalan di perbatasan, dibagi di berbagai tempat dan dipantau sampai giat selesai demi mengamankan kegiatan tersebut," tutup Dian

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama