NGAWI
– Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Widodaren Polres Ngawi
bersama petugas pemadam kebakaran saat menangani kebakaran lahan tebu
milik PG Soedhono di Dusun Kedungprahu, Desa Widodaren, Kecamatan
Widodaren, KabupatenH Ngawi, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapolsek
Widodaren menyampaikan, setelah menerima laporan dari masyarakat,
personel Polsek Widodaren segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan
petugas Damkar Kecamatan Widodaren untuk melakukan upaya pemadaman.
Berdasarkan
keterangan saksi di lokasi, kepulan asap dan api pertama kali terlihat
berasal dari tengah lahan tebu. Mengetahui kejadian tersebut, warga
segera melaporkan kepada perangkat desa yang kemudian diteruskan ke
Polsek Widodaren.
Berkat kerja sama yang cepat antara personel
kepolisian dan petugas pemadam kebakaran dengan dukungan satu unit mobil
damkar, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian
sehingga tidak meluas ke area lainnya.
Usai proses pemadaman,
petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa
saksi-saksi, mengamankan barang bukti berupa satu batang tebu yang
terbakar, serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti
kebakaran.
Dari hasil penyelidikan awal, lahan yang terbakar
merupakan area milik PG Soedhono dengan kondisi daun tebu yang sudah
kering sehingga sangat mudah terbakar.
Dugaan sementara, api
muncul akibat panas matahari dan gesekan daun tebu kering. Meski
demikian, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.
Peristiwa
tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, sementara kerugian material
masih dalam proses pendataan oleh pihak PG Soedhono.
Kapolres
Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek
Widodaren mengimbau pihak pengelola perkebunan maupun masyarakat agar
meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada musim
kemarau.
"Pastikan area perkebunan dipantau secara berkala,
hindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, dan segera laporkan
kepada kepolisian atau petugas pemadam kebakaran apabila menemukan titik
api agar dapat segera ditangani sebelum meluas," kata Kapolsek
Widodaren AKP Farid Suharta, S.H.

Posting Komentar