NGAWI — Polres Ngawi terus memperkuat langkah pencegahan
kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau. Salah satunya
dilakukan Sat Binmas Polres Ngawi melalui kegiatan pembinaan dan
koordinasi pengawasan di Pos 12 Beo RPH Krandegan, BKPH Begal, KPH
Ngawi.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Binmas melaksanakan
koordinasi dan pengawasan pembinaan (korwasbin) dengan jajaran Perhutani
di Pos 12 Beo. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada warga
masyarakat di sekitar kawasan Perhutani mengenai bahaya dan potensi
meluasnya karhutla di tengah kondisi cuaca yang kering.
Kapolres
Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas
Polres Ngawi AKP Agus Purwanto, S.E., menegaskan bahwa pencegahan
karhutla membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen
masyarakat.
“Musim kemarau membuat kondisi hutan dan lahan lebih
mudah terbakar. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak
melakukan pembakaran sembarangan, sekecil apa pun, karena api dapat
dengan cepat membesar dan merembet ke kawasan hutan,” ujarnya.
Menurutnya,
langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi,
pengawasan dan sinergi antara kepolisian, Perhutani serta masyarakat.
“Kami
terus mengedepankan upaya preventif. Jika menemukan adanya potensi
kebakaran atau aktivitas yang dapat memicu karhutla, segera laporkan
kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya, Sabtu
(5/9/2026)
Kegiatan pembinaan dan koordinasi tersebut berlangsung
aman dan lancar. Sat Binmas Polres Ngawi memastikan upaya edukasi serta
pencegahan karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari menjaga
keamanan lingkungan dan kelestarian kawasan hutan di wilayah Kabupaten
Ngawi.

Posting Komentar