Ngawi, Upaya cepat dan profesional jajaran Polres Ngawi Polda Jatim yang dipimpin Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menuai apresiasi dari masyarakat.
Setelah kendaraan berhasil ditemukan, Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., yang didampingi Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, S.H., secara resmi menyerahkan barang bukti (BB) kepada para pemiliknya.
Penyerahan kendaraan dilakukan di Mapolres Ngawi dan berlangsung dengan penuh haru. Para korban yang berasal dari Kelurahan Ketanggi, Desa Ngale Kecamatan Paron, dan Desa Walikukun Kecamatan Widodaren tampak lega dan bersyukur karena sepeda motor mereka berhasil ditemukan dalam kondisi baik, serta dapat diambil kembali tanpa dipungut biaya alias gratis.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Rizki Santoso berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan selalu waspada dalam menjaga kendaraan, serta tidak memarkirkan sepeda motor sembarangan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan.
“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama masyarakat. Informasi cepat dan akurat dari warga sangat membantu kami dalam menindaklanjuti laporan serta mengembalikan barang bukti kepada pemilik sahnya. Polres Ngawi akan terus berkomitmen meningkatkan upaya preventif dan represif dalam memberantas tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polres Ngawi,” ujar Kompol Rizki Santoso, saat dikonfirmasi media pada Minggu (1/2/2026)
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh para korban kepada jajaran Polres Ngawi atas kerja keras dan kepedulian yang telah ditunjukkan.
Ilham Riyo Saputro, korban asal Kelurahan Ketanggi, mengaku sangat bersyukur motornya dapat kembali tanpa dipungut biaya sedikit pun.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Polisi, khususnya Polres Ngawi. Motor saya bisa kembali dan diambil gratis tanpa biaya. Ini sangat membantu kami. Semoga Polri semakin jaya dan dicintai masyarakat,” ungkap Ilham.
Sementara itu, Slamet, warga Desa Ngale Kecamatan Paron, juga menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas respon cepat aparat kepolisian.
“Terima kasih Pak Polisi. Laporan saya langsung ditindaklanjuti, motor saya kembali, dan pengambilannya tidak dipungut biaya. Ini sangat berarti bagi kami sekeluarga karena motor ini untuk bekerja sehari-hari,” tutur Slamet.
Sedangkan Bayu Ardyansyah, korban asal Desa Walikukun Kecamatan Widodaren, turut menyampaikan apresiasi atas pelayanan Polres Ngawi yang cepat, profesional, dan humanis.
“Saya sangat berterima kasih kepada Polres Ngawi. Prosesnya cepat, jelas, dan gratis tanpa pungutan apa pun. Hanya 12 jam motor saya ketemu, Alhamdulillah. Semoga ke depan wilayah Ngawi semakin aman dan kondusif,” ucap Bayu.
Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, Polres Ngawi menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal kepada masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
.jpeg)
Posting Komentar